Minat dan Penjurusan

PENJURUSAN DALAM PENDIDIKAN TERTENTU
Sebelum membahas mengenai metoda penjurusan dalam studi, kami sampaikan terlebih dahulu mengenai definisi anak berbakat.
Dalam seminar nasional mengenai alternative program pendidikan bagi anak berbakat yang diselenggarakan oleh Badan Penelitian dan Pengembngan Pendidikan dan kebudayaan, Pusat Pengembangan kurikulum dan sarana pendidikan yang bekerjasama dengan Yayasan Kreativitas, pada tanggal 12-14 November 1981 di Jakarta, disepakati bahwa definisi anak berbakat yaiti :
Anak berbakat adalah mereka yang oleh orang – orang professional diidentifikasikan sebagai anak yang mampu mencapai prestasi yang tinggi karena memiliki kemampuan kemampuan unggul.
Kemampuan – kemampuan yang dimaksudkan tersebut, baik secara potensial maupun telah nyata, meliputi :
1.       Kemampuan intelektual umum
2.       Kemampuan akademis khusus
3.       Kemampuan berfikir kreatif-produktif
4.       Kemampuan memimpin
5.       Kemampuan dalam salah satu bidang seni
6.       Kemampuan psikomotor (seperti dalam olah raga)
Definisi tersebut merupakan adopsi dari definisi U.S. Office of Education ( Maryland, 1972) dan dalam kepustakaan biasa disebut definisi USOE.
Minat dan Penjurusan Bidang Pendidikan
Penelusuran minat dalam pendidikan tertentu ditujukan untuk memberikan pengarahan kepada peserta didik untuk memilih program studi dan jenjang pendidikan lanjutan.
Dalam menentukan pemilihan bidang pendidikan dan dengan melihat definisi dari bakat sebagaimana tersebut diatas, kami menggunakan beberapa beberapa metoda yaitu :
1.     Mengukur kemampuan intelektual umum dan kecerdasan majemuk
2.     Mengevaluasi riwayat prestasi akademis
3.     Mengevaluasi aktivitas sosialisasi khususnya menyangkut potensi kepemimpinan
4.     Melakukan evaluasi gaya belajar dan/atau gaya bekerja
5.     Mengevaluasi sifat pribadi dan / atau tipe kepribadian
6.     Melakukan evaluasi minat dengan instrumen Kuder Richardson
7.     Melakukan wawancara dengan orang tua siswa

Berdasarkan seluruh hasil evaluasi tersebut diatas, kami melakukan prognosa potensi yang dimiliki dengan melakukan JOB MATCHING terhadap jenis PKERJAAN DAN KARIR yang paling sesuai dengan maksud agar siswa dapat mengembangkan potensi dirinya secara optimal yang sesuai dengan hasil evaluasi saat ini.